Optimasi Seo Toko Online : Cari Di Google!

SEO ecommerce adalah

Optimasi Seo Toko Online : Cari Di Google!

SEO ecommerce tak boleh Anda anggap remeh. Trik ini membantu Anda berada di halaman pertama hasil pencarian Google. Sesuatu yang membantu Anda mendulang traffic, leads, sekaligus cuan. Semakin tinggi posisi toko online di hasil pencarian Google, semakin banyak hasi yang diraup. Tiga besar hasil pencarian teratas saja menguasai 60 persen traffic.

Jadi, jelas sudah. Kalau mau dapat uang dari internet, setidaknya Anda harus ada di halaman pertama Google. Syukur-syukur kalau bisa masuk tiga besar. Lebih hebat lagi kalau bisa jadi yang teratas. Pokoknya, jangan sampai web toko online Anda tenggelam ke halaman kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Soalnya, 75 persen orang tak pernah mengklik halaman kedua Google.

Lalu, apakah seo toko online sama dengan SEO website dan blog pada umumnya? Secara teori, keduanya sama saja. Tapi praktiknya, agak berbeda. Toko online biasanya hanya jadi etalase produk. Tak banyak konten yang bisa dipakai untuk menyebar kata kunci. Itu mengapa website toko online lebih sulit mendapatkan ranking. Pun, persaingan antar toko online sangat-sangat ketat.

Kalau Anda perhatikan, 15 trik di bawah merupakan gabungan antara optimasi on-page SEO, off-page SEO, struktur website, dan content marketing. Supaya mudah diikuti, kami sengaja menjadikan kesemuanya dalam langkah per langkah. Jadi, ada baiknya Anda ikuti kesemua trik ini secara berurutan. 1. seo toko online. Riset keyword Keyword adalah fondasi dari pencarian organik.

Apa Keuntungan Utama Pakai Optimasi Seo Toko Online ?

Riset keyword sendiri sebetulnya bukanlah hal sulit. Anda pun bisa melakukannya sendiri. Tinggal pahami saja : . Volume pencarian menunjukkan berapa banyak potensi traffic dari kata kunci. Semakin besar volumenya, semakin banyak potensi traffic yang didapat. Begitu pun sebaliknya. Ini memperlihatkan tingkat kesulitan web untuk mendapat ranking di hasil pencarian.

jasa backlink Search intent mempertemukan Anda dengan target audiens yang pas. Untuk mendukung toko online Anda, cobalah sisipkan kata-kata berintensi komersial seperti → beli, jual, murah, harga, diskon, , second, atau bekas. Untuk dapat kata kunci yang pas, sebaiknya hindari kata kunci dengan volume sangat tinggi dan kompetisi yang sulit. Percayalah, keduanya hanya akan menguras tenaga Anda.

Sebagai gantinya, coba kombinasikan tiga indikator di atas. Cari kata kunci utama dari volume pencarian yang tinggi. Kemudian sisipkan kata kunci berisi intent ke dalam kata kunci utama. Ini akan membuat kata kunci Anda lebih panjang (long tail keyword). Misalnya, kata kunci “macbook pro”. Alih-alih hanya memasang kata kunci itu saja, Anda bisa variasikan kata kunci menjadi “jual macbook pro”, “jual macbook pro murah”, “jual macbook pro jogja”, “macbook pro 15 inch”, dan sebagainya.

Berbekal prinsip ini, Anda siap melakukan riset keyword. Ada begitu banyak opsi untuk melakukannya. Di bagian ini kami akan bahas yang termudah, yaitu Google Keyword Planner, Google Suggest, dan kategori produk di marketplace. Google Keyword Planner Dari sekian banyak SEO tools gratisan yang ada, kami tetap rekomendasikan Anda pakai Google Keyword Planner.

12 Tips Cara Optimasi Seo Toko Online Siap Menang Banyak

Google Suggest Cara keyword research ini terbilang sangat mudah. Anda tak butuh kemampuan analisis yang dalam. Cukup buka mesin pencari Google dan masuk ke atau . Coba ketikkan kata kunci yang Anda target ke kolom pencarian. Sebagai contoh, saya coba pakai kata kunci “jual macbook pro”. Di bagian paling bawah halaman, Anda bisa temui rekomendasi pencarian.

Daftar kata kunci inilah yang bisa Anda pakai sebagai referensi. Gunakan beberapa kata kunci yang relevan ke dalam halaman produk Anda. Cari Kategori Produk Selain pakai SEO tool dan rekomendasi Google, kategori produk di marketplace juga bisa dipakai untuk melengkapi keyword research. Ada dua cara yang bisa dilakukan dengan metode ini.

Cara ini membantu Anda menargetkan kata kunci utama secara tepat. Kedua, Anda bisa mencari tahu cara kompetitor menggunakan keyword. Coba saja cari produk yang juga Anda jual. Lalu perhatikan bagaimana komposisi keyword ditampilkan. Cara riset ini masih jauh dari ideal. Makanya, cara ini tak boleh jadi satu-satunya yang dilakukan. Pastikan Anda sudah lakukan cara riset dengan Keyword Planner dan Google Suggest, sebelum menjajal cara yang ini.

Cari Latent Semantic Indexing (LSI) Selain kata kunci utama, Anda juga perlu meluangkan waktu untuk mencari Latent Semantic Indexing atau LSI. Kata-kata inilah yang dipakai Google menentukan apakah konten di website relevan dengan kebutuhan user. LSI merupakan kumpulan kata yang berhubungan dengan topik tertentu. Kata-kata ini tidak mesti dalam bentuk sinonim.

7 Tips Dari Cara Optimasi Seo Toko Online Untuk Mengoptimalkan Situs Kami

Misalnya seperti, “spesifikasi”, “seri”, “garansi”, “made in…”, “RAM”, dan “memori” biasanya ada dalam toko online yang menjual alat elektronik. Kata-kata ini bisa dianggap sebagai LSI. LSI bisa menyelamatkan Anda dari keyword stuffing di website. Kata kunci dalam jumlah banyak bisa membahayakan bisnis Anda. Google mungkin menganggap website toko Anda sebagai spam.

Pertama, gunakan tool pencarian LSI seperti LSI Graph. Anda hanya perlu memasukkan kata kunci utama dan menjawab pertanyaan dari re, CAPTCHA. Tunggu beberapa saat hingga daftar LSI muncul. Menurut kami, LSI Graph merupakan tool yang cukup oke. Apalagi kalau dibandingkan dengan tool sejenis. LSI Graph mampu merekomendasikan daftar LSI dengan search intent yang relevan.

Amati kata-kata apa yang dipakai untuk mendeskripsikan produk. Kemudian, coba pilah-pilah kata yang bisa dipakai untuk website toko online Anda. 3. Sebar keyword di website (on-page SEO) Anda sudah punya keyword dan LSI. Kini, saatnya Anda taruh itu semua ke halaman website toko online. Ini akan memudahkan pekerjaan Google. Ketika crawling, Google bisa tahu tentang apa website Anda sebenarnya (seo toko online).

Ini adalah bagian dari on-page SEO website toko online. Keenam spot itu adalah title tags, deskripsi produk, title dan meta description, alt text, nama dokumen, dan URL. Berikut penjelasan lengkapnya. Judul itu dibuat untuk mencuri perhatian. Kalau tujuan Anda berjualan, jelas Anda perlu mengumumkan produk yang dijual lewat judul. Karena itu, jadikan nama produk sebagai keyword yang harus masuk ke title tags atau H1.

Cara Optimasi Seo Toko Online : 3 Trik Menang Cepat di SEO

Dengan begitu, calon konsumen bisa langsung memahami apa yang hendak Anda jual. Kalau Anda punya toko online yang menjual produk dari satu brand, nama seri atau varian saja cukup untuk dijadikan judul. Persis seperti yang dilakukan oleh i, Box. Beda halnya, ketika Anda menjual produk dari beragam merek. Anda perlu menyertakan merek sekaligus varian produk yang dijual.

Deskripsi produk Bagian deskripsi tak boleh luput ditanami kata kunci. Sertakan beberapa LSI dan kata kunci utama pada deskripsi produk yang dijual. Dengan begitu, Google bisa lebih mudah melakukan crawling pada toko online Anda. Setidaknya, buatlah deskripsi produk sepanjang 300 kata. Lalu sebarkan 2-3 kata kunci di dalam deskripsi tersebut.

Meski belum terbukti berpengaruh ke ranking pencarian, keyword di title dan meta description membantu Anda mendulang klik lebih banyak. Google sengaja meng-highlight kata kunci yang Anda taruh di sana. Bagian ini memberi kesan kepada user, seberapa relevan isi website Anda relevan bagi mereka. Untuk memasukkan kata kunci ke title dan meta description, Anda bisa gunakan SEO woocommerce seperti Yoast SEO.

Memasang keyword membantu Anda menamai file secara singkat, padat, dan jelas. Ini merupakan best practice yang disarankan oleh Google. Kalau nama file lebih dari satu kata, pastikan Anda memisahkan setiap kata dengan lambang setrip atau dash (-). Tanda baca ini ikut memudahkan Google membaca nama dokumen yang dilampirkan. Ambil contoh gambar di atas.

Cara Optimasi Seo Toko Online Terbaru – 10 Tips Menggunakan Layanannya

Alt text Crawling bot tidak bisa melihat gambar. Ia mengandalkan alt text untuk tahu tampilan gambar. Itu mengapa Anda tak boleh lupa mengisi alt text di website. Sebisa mungkin, isilah alt text dengan deskripsi dan keyword yang sesuai. Meski begitu, jangan pernah jejali bagian ini dengan begitu banyak keyword (keyword stuffing).

Sertakan deskripsi produk Anda perlu menebarkan kata kunci dan LSI pada bagian deskripsi produk. Itu hal yang sempat disinggung sebelumnya. Namun, hanya dengan melakukan itu saja, teknik SEO ecommerce belum berjalan optimal. Mengapa begitu? Google masih sangat bergantung pada panjang konten. Semakin banyak jumlah kata dalam satu halaman web, semakin mudah Google menilai seberapa relevan sebuah web.

Kalau belajar dari best practice, Anda perlu mengisi tiap halaman web dengan konten sepanjang 1750-2000. Sebab, jumlah kata sebanyak itulah yang nangkring di halaman pertama Google. Kami tahu 2000 kata bukan jumlah yang sedikit. Apalagi, website toko online punya banyak sekali halaman berisi produk. Belum lagi, Google benci konten duplikat pada website.

Karenanya, . Lalu, bagaimana dengan 1000 kata sisanya? Tunggu bahasannya di bagian lain artikel ini. Supaya mudah dalam menulis 1000 kata, berikut adalah kerangka tulisan yang bisa Anda pakai: Ceritakan dengan ringkas apa yang produk Anda tawarkan. Sebutkan juga siapa yang membutuhkan produk tersebut. Bagian ini memudahkan calon pembeli melihat spesifikasi produk.

Cara Optimasi Seo Toko Online Terbaru – 10 Tips Menggunakan Layanannya

Disusul dengan informasi harga, CTA, dan rekomendasi produk pendukung. Deskripsi dan spesifikasi produk baru ditampilkan di bagian bawah. Susunan konten semacam ini bisa Anda contoh. Terutama bagian deskripsi dan spesifikasi yang terbagi dalam tabs. Begini, informasi bisa ditampilkan secara ringkas – seo toko online. Kalaupun ada hal yang diperbaiki dari web i, Box, itu berkaitan dengan desain halaman.

Deskripsi yang ditampilkan bisa jadi membosankan dan melelahkan untuk dibaca pengunjung. Jika Anda butuh inspirasi lain, coba tengok desain web milik Solo Stove di bawah. Solo Stover berhasil menata konten dengan sangat apik. Ia mampu mengombinasikan gambar, ikon, teks, dan unsur dekoratif dengan pas. Deskripsi tak hanya dalam bentuk teks, melainkan juga video dan slide.

5. Sertakan review produk Oke. Anda sudah dapat 1000 kata lewat deskripsi produk. Kini, tinggal tambahkan 1000+ kata lainnya dari review pelanggan. Cara ini tak cuma berpengaruh ke SEO website toko online. Aspek marketing dan sales pun ikut terpengaruh. Makanya, kami suka menyebut ini sebagai trik SEO yang “sambil menyelam minum air”.

Anda bisa dapat tambahan konten secara mudah. seo toko online. Apalagi, kalau Anda beri freebies atau poin untuk tiap review yang ditulis. Anda bisa dapatkan konten sepanjang apapun yang Anda mau. Review di toko online punya pengaruh ke SEO lewat dua cara. Pertama, seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Googlebot punya bahan lebih untuk crawling ketika ada banyak review.

Cara Optimasi Seo Toko Online – 3 Yang Paling Populer Tahun 2021

Kedua, konten yang panjang memancing user untuk menghabiskan waktu lama di web. Makin lama user menghabiskan waktu di halaman, makin bagus penilaian Google terhadap website. Logikanya, user yang merasa sebuah konten bermanfaat, pasti betah menghabiskan waktu lama untuk membacanya. Di sisi lain, review sebetulnya juga cara memanjakan calon pembeli. Adanya review di web memudahkan mereka melakukan riset.

Dari sisi teknis, hal satu ini punya pengaruh langsung ke ranking pencarian Google. Dari sisi pelanggan, struktur halaman web juga ikut menentukan pengalaman dan kepuasan berbelanja. Sebetulnya, membuat struktur web yang rapi tidaklah sulit. Anda hanya perlu menerapkan tiga prinsip ini: Mulailah dengan kategori yang paling umum. Misalkan pembagian “laki-laki” dan “perempuan” dalam retail fashion.

Misalkan, sub-kategori jenis-jenis pakaian laki-laki seperti kemeja, kaos, celana jeans, celana pendek, dan sebagainya. Jangan buat tingkatan kategori yang terlalu dalam. Pastikan halaman subkategori bisa diakses dalam tiga kali klik saja. Kalau ketiga prinsip itu diterapkan, Anda akan memiliki web dengan struktur macam ini. A merupakan halaman depan website. Lalu, B merupakan kategori umum atau pertama yang dilihat.

Untuk contohnya, Anda bisa tengok bagian kategori dari marketplace Tokopedia. Di sana, pembagian kategori bahkan bisa sampai D atau sub-subkategori. Boleh saja kalau Anda ingin mengikuti pembagian produk seperti ini. Hanya saja, pastikan bagian kategori bisa di-hover atau preview. Dengan begitu, Anda bisa tetap mempertahankan prinsip “halaman bisa dicapai kurang dari tiga klik”.

Optimasi Seo Toko Online – Pemilik Web Akan Suka Ini!

Mereka tak perlu berkali-kali mengklik hanya untuk melihat produk yang dijual. Di samping itu, Google akan lebih mudah dalam menelusuri halaman-halaman web yang Anda punya. Baca juga: Tanaman Mart – Dari Sekedar Hobi, Jadi Bisnis Online yang Melejit Berkat SEO dan Digital Marketing 7. Atur URL URL adalah alamat digital menuju website dan halaman-halamannya.

Hanya dengan begitulah, user dan Googlebot memahami jalan menuju web secara mudah. Coba liat contoh URL di bawah. Apakah link ini friendly bagi user dan bot? Tentu jawabannya, tidak. Meski sudah memasukkan keyword, susunan URL di atas terlalu bertingkat-tingkat. Butuh enam kali klik untuk bisa menuju halaman produk. Sesuatu yang sangat membingungkan, baik bagi user maupun bot.

Ada beberapa hal lain yang perlu dilakukan untuk mendukung SEO ecommerce. Berikut ialah cara-cara yang harus dilakukan: Survei menyebutkan URL pendek punya kemungkinan untuk dapat peringkat atas di mesin pencari. Cara ini memudahkan user memahami konten halaman hanya dari URL.Hapus partikel kata seperti “and”, “of”, “the”, “a”, dan sejenisnya. Ini sebuah cara agar URL tetap singkat.

Terutama soal kata kunci utama, LSI, dan deskripsi halaman. Itu mengapa contoh di bawah ini belum bisa disebut SEO dan user friendly. Halaman kategori sekedar jadi tempat menaruh produk yang dijual. Deskripsi produk juga belum dimaksimalkan dengan baik. Sebab, isinya masih berupa kode produk. Sebetulnya, tak ada kesalahan fatal dalam tampilan di bawah.